Biodata John Lennon





Bernama Lengkap John Winston Lennon (lahir di Liverpool, Inggris, 9 Oktober 1940 – wafat di New York City, Amerika Serikat, 8 Desember 1980 pada umur 40 tahun) paling dikenal sebagai penyanyi, pencipta lagu, instrumentalis, penulis, dan aktivis politik yang terkenal di seluruh dunia sebagai pemimpin dari The Beatles. Lennon dan Paul McCartney membentuk partnership pencipta lagu yang paling sukses dan berhasil hingga saat ini. Lennon dengan sinismenya dan mcCartney dengan optimismenya melengkapi satu sama lain dengan sangat baik.

Selama 1970 sampai 1975, John menjalani karir solo, dengan album-album yang dirilis di antaranya, John Lennon/ Plastic Ono Band (1970), Imagine (1971), Some Time in New York City (with Yoko Ono 1972), Mind Games (1973), Walls and Bridges (1974), Rock 'n' Roll (1975), Double Fantasy (with Yoko Ono 1980), Milk and Honey (with Yoko Ono 1984), dan lain-lain.

Setelah bubarnya The Beatles pada tahun 1970, ia juga sukses dengan karir solonya. Salah satu hitsnya yang hingga kini masih sangat terkenal adalah Imagine, lagu yang kemudian menjadi salh satu himne perdamaian dunia.

Lennon juga menunjukkan sifatnya yang pemberontak dan selera humornya yang sinis dalam film-film seperti A Hard Day's Night (1964), dalam buku yang ditulisnya seperti In His Own Write, konferensi pers dan wawancara. Ia menggunakan kepopulerannya untuk kegiatannya sebagai aktivis perdamaian, seniman dan p

Lennon dua kali menikah, yaitu dengan Cynthia Powell di tahun 1962 dan seniman Jepang, Yoko Ono di tahun 1969. Ia memiliki dua orang anak, Julian Lennon (lahir tahun 1963) dan Sean Taro Ono Lennon (lahir tahun 1975). Ia meninggal di New York pada usia 40 tahun, ditembak oleh Mark Chapman, penggemarnya yang gila.

John Lennon, adalah salah satu penyanyi dan juga aktor legendaris dunia. Terkenal sebagai anggota dan pendiri grup musik The Beatles, bersama Paul McCartney, George Harrison dan Ringo Starr.

Biografi John Lennon nyatanya tidak melulu menceritakan perjalanan karir seorang Lennon, tetapi juga bercerita tentang bagaimana kehidupan pribadi John Lennon itu sendiri. Diceritakan bahwa kehidupan pribadi John Lennon juga penuh dengan kontroversial. Sebelum mengenal Yoko Ono, John Lennon menikah dengan teman sekolahnya Cynthia Powell, tapi ikatan perkawinannya tak berlangsung lama.

Dari perkawinan dengan Cynthia menghasilkan buah hati laki-laki yang diberi nama Julian Lenon. Nama Yoko Ono dan Cynthia Powell adalah dua nama yang juga ikut tercatat dalam lembaran biografi John Lennon. Diceritakan dalam biografi John Lennon, bahwa ketika masih menjadi personel The Beatles, John bertemu Yoko Ono di pameran seni karya Ono, di London.

Semenjak itu John dan Ono selalu terlihat bersama. Meskipun sebenarnya hubungan John dan Ono mendapat cibiran dari media massa Inggris. Menurut beberapa pihak, Yoko Ono sebagai pihak ketiga penyebab keretakan dalam tubuh The Beatles. Hasil perkawinan dengan Ono, dikarunai anak laki laki yang diberi nama Sean ono Lennon.

Baca Juga Si Sexy Dinar Candy


Kisah "cinta terlarang" yang dijalankan oleh Yoko Ono dan John Lennon menjadi cerita tersendiri dari biografi John Lennon. Menunjukkan bahwa ketika seseorang jatuh cinta, ia tidak memikirkan apapun, kecuali rasa cintanya. Inilah awal kehancuran dari The Beatles. Bakat bermusiknya yang perlahan terasah di sekolah menjadi latar belakang utama yang membuat John Lennon menjadi seorang musisi terkenal. Hal itupun ikut diceritakan dalam biografi John Lennon. Semenjak John Lennon diberi benjo oleh ibunya, dia begitu antusias terhadap musik, dan terus berlatih memainkan gitar dan piano. Namun gairah musik John kecil tak sepenuhnya didukung oleh bibinya yang mengasuh John. Namun, John Lennon yang wataknya kepala batu tetap saja belajar musik bersama teman-temannya. Sifat keras kepala yang dimiliki John, mengiringi perjalanan karirnya di dunia musik. Dan itupun bisa Anda dapatkan ketika membaca biografi John Lennon.

Pada 1957, John Lennon bersama temannya membentuk grup musik Quarrymen, memainkan musik dengan tabuhan perkakas dapur dan rumah tangga. Di Quarrymen John Lennon berkenalan dengan Paul McCartney. Awal perkenalan dengan Paul McCartney ini juga tidak kalah dikemas dan dibahasakan secara menarik di biografi John Lennon. Quarrymen kerap dipanggil untuk manggung di café-café yang ada di Liverpool. Bahkan, Quarrymen pernah rekaman di studio lokal.

Pada 1960, Quarrymen dengan personel John Lennon, Paul Mc Cartney, dan Goerge Harrison bermetamorfosis menjadi The Beatles. Proses metamorfosis ini pastinya juga bisa Anda nikmati dalam lembaran-lembaran biografi John Lennon.

Hal ini bahkan bisa jadi merupakan bagian paling menarik dari perjalanan karir John Lennon itu sendiri. The Beatles pun berkembang. Berkembangnya kelompok musik ini sudah barang tentu menjadi cerita yang tidak boleh dilewatkan penyusun dari biografi John Lennon.

Musik The Beatles berbeda jauh dengan Quarrymen. Karakter musik The Beatles cenderung atraktif, ngepop, dan menyiarkan anti kemampanan. The Beatles berhasil menandatangani kontrak panggung pertama di sebuah klab di Hamburg, Jerman. Waktu itu drummernya masih dipegang Pete Best dan basisnya masih dipegang Stuart Sutcliffe.

Setelah pulang manggung di Jerman, The Beatles mencoba mengirim beberapa demo lagu kepada perusahaan recording. Setelah beberapa kali ditolak, akhirnya The Beatles mendapatkan kontrak rekaman dari Parlophone Records. Semenjak itu John Lennon dan The Beatles melejit menjadi grup band papan atas dunia. Dalam biografi John Lennon, cerita ini bisa jadi "dicetak tebal" karena menjadi salah satu bagian terpenting dalam perjalanan karir seorang John Lennon.


John Lennon Aktivis Pembela Perdamaian


Dalam biografi John Lennon diceritakan juga bahwa selain bermusik, John giat berkampanye membela perdamaian dan menekan pemerintah Amerika Serikat dan Inggris untuk menghentikan perang Vietnam. Untuk mendukung perdamaian dunia John Lennon menciptakan lagu Imagine, yang berisi ajakan berdamai. Selain itu, dia juga menciptakan Give Peace a Chance. Dua lagu ciptaannya itu akhirnya menjadi lagu wajib bagi aktivitas perdamaian.

Setelah keluar dari The Beatles, John Lennon lebih sering tinggal di New York City bersama Ono. Mereka tinggal di apartemen. Tapi nahas, pada 8 Desember 1980, John ditembak mati di depan gedung apartemennya. Penembak itu adalah Mark Chapman, yang notabene adalah penggemar John Lennon sendiri. Kematian kontroversial John Lennon juga menjadi bagian yang takterpisahkan dari biografi John Lennon.

Referensi


- http://selebriti.kapanlagi.com/john_lennon/

- http://beymine.blogspot.com/2009/05/biografi-john-lennon.html

http://pojokpenting.blogspot.com/2014/11/mengulas-biografi-john-lennon.html

0 Comments

Post a Comment