Sejarah Visi dan Misi dari Sriwijaya Air




a. Visi


1. Mengedepankan layanan berkualitas

2. Menjadi maskapai penerbangan yang mampu bersaing secara nasional maupun regional

3. Siap berekspansi bisnis pada level dunia

4. Mengadopsi tekonologi terkini dan manajemen perusahaan yang efektif dan efisien

5. Mengundang turis domestik dan internasional ke berbagai destinasi

6. Untung secara bisnis.

Baca Juga Si Sexy Dinar Candy



b. Misi


Misi Membawa terbang pelanggan-pelanggan kami dengan kebanggaan serta reputasi tinggi yang terimplementasi dalam layanan berkualitas dalam proses pra- penerbangan, di dalam pesawat maupun paska-penerbangan.

Sejarah


Sriwijaya air merupakan salah satu perusahaan penerbangan di Indonesia. Sriwijaya air berdiri sejak 10 November 2003. Perusahaan ini adalah perusahaan swasta murni yang didirikan oleh Chandra Lie, Hendry Lie, Johannes Bunjamin, dan Andy Halim. Sriwijaya air mengawali usahanya dengan bermodalkan satu armada Boeing 737-200.

Hingga kini, maskapai yang meraih Penghargaan Merk Service Indonesia (2008) berhasil menerbangkan lebih dari 700.000 penumpang setiap bulannya. Perusahaan dengan slogan “Your Flying Partner ini” sudah melayani lebih dari 41 destinasi termasuk dua negara di tingkat regional serta daerah tujuan wisata populer Indonesia.

Perusahaan yang mendapatkan Penerbangan Layanan Ekonomi Terfavorit dari Indonesia Tourism Award 2011 ini mempunyai visi dan misi untuk menomorsatukan layanan bermutu, mampu bersaing secara nasional dan regional serta melayani pelanggan dengan kebanggaan dan reputasi tinggi baik selama proses pra-penerbangan , di dalam dan pasca penerbangan.

Sriwijaya Air melakukan kerjasama dengan PT Aero Nusantara Indonesia (ANI) dan Garuda Maintenance Facility (GMF) sebagai maintenance provider terpercaya di Indonesia yang bertaraf internasional. Hal tersebut dilakukan agar para pelanggan mendapat keamanan dan kenyamanan yang maksimal.

Pada 2012, Sriwijaya juga melakukan perubahan dengan menyiapkan segala lini peremajaan yang berhubungan dengan performance dan layanan baru. Perubahan itu meliputi design grafis logo, layanan baru executive class dan seragam baru flight attendant. Di tahun ini Sriwijaya air memasang target pertumbuhan pendapatan 27,27% atau pendapatan Rp7 triliun sepanjang tahun seiring bertambahnya armada pesawat dan pembukaan sejumlah rute baru.

Referensi

https://tiketturindo.com/blog/index.php/2016/02/24/sejarah-maskapai-sriwijaya-air/

0 Comments

Post a Comment